Mitra kerja seperjanjian (covenant partnership) dengan suatu pelayanan menghasilkan kuasa yang luar biasa ketika kedua belah pihak sepakat mengikatkan diri dalam komitmen yang kuat untuk visi yang sama...

MMM menjadi suara yang memberi inspirasi bagi umat Tuhan untuk menjadi generasi pembawa dampak dengan nilai-nilai kerajaan Allah di tempat kerja yang menjadi ladang pelayanan setiap orang percaya.

Saya ingin mengetahui lebih banyak mengenai kemitraan seperjanjian MMM

Form Pendaftaran

Produk Media

Anda adalah Pelayan Garis Depan-Nya
Kuasa dari Pelayanan di Dunia Usaha
Live a Focused Life
The DANGER of Reasoning

Lihat semua produk media

Mari masuk dalam destinasi Tuhan.

Dengarkan pengajaran firman yang praktis yang mengubah pola pikir dan mentransformasi hidup Anda, sehingga Anda naik ke tempat yang lebih tinggi.Dengarkan program radio yang di pandu oleh Ps. Indri Gautama...

Selengkapnya

Tuhan menghormati orang yang menghormati Dia

AnggaSaya Angga dan istri saya Lie Fong. Kami berdua dari sel kepedulian family. Kurang lebih dua tahun yang lalu, Ps. Indri melemparkan visi pembangunan rumah Tuhan dan kami berdua tertantang. Tetapi keadaan ekonomi kami tidak mendungkung, tetapi kami rindu.

Kami berdua sepakat untuk membuat nazar: kalau rumah kami di Sentul Selatan terjual, maka kami akan ikut serta dalam pembangunan rumah Tuhan. Selama dua tahun rumah kami tidak kunjung terjual dan ekonomi kami naik turun.

Rumah tinggal kami memang dibuat tempat kost. Kadang ada 3 orang, kadang ada 6 orang dan kadang tidak ada sama sekali. Uang kost yang kami terima biasanya untuk membayar biaya PAM dan listrik, dan biasanya orang kost selalu telat membayar akibatnya kami juga telat bayar PAM dan beberapa kali air PAM kami disegel.

Seminggu setelah kami menabur Rp. 417.000,-/minggu, ada satu kamar yang diisi dua orang dengan tarif 40% lebih mahal dibandingkan satu kamar sendiri, yang langsung membayar 4 bulan di muka tanpa diskon. Kami tidak pernah berhenti berharap. Akhirnya Desember 2007, puji Tuhan, rumah kami di Sentul laku terjual.

Kami bayar nazar kami dengan menyerahkan Rp. 50juta,- Kemudian kami sekeluarga juga sepakat menabur Rp. 417.000,-/orang. Herannya, tempat kost kami penuh terus. Kalau dulu kami pasang iklan di koran, tetapi kali ini kami hanya berdoa: “Tuhan, kirimkan orang kost ketempat kami untuk menjadi oikos.” Kami mulai menuai setiap bulan dan rumah kami direnovasi untuk menambah kamar kost menjadi dua kali lipat.

AnggaKesaksian Lie Fong: Saya menopang suami saya sebagai Manajer Akunting di sebuah perusahan importir dan distributor. Waktu saya masuk, saya lihat mereka punya pembukuan ganda. Saya tidak merasa damai, tetapi saya kompromi. Suatu hari, saat WPDA (Waktu Pribadi Dengan Allah) saya ditegur Tuhan.

Akhirnya saya menemui pimpinan dan mengundurkan diri dari perusahan. Saya berpikir tidak mungkin perusahan yang sudah berdiri lebih dari 40 tahun mau merubah sistem pembukuan. Pimpinan saya menanyakan kenapa mau berhenti. Di situ saya membagikan nilai-nilai kepada pimpinan saya. Boss saya membujuk agar saya jangan berhenti dengan alasan bahwa pembukuan ganda sudah umum di Indonesia.

Tapi saya nyatakan keinginan saya untuk berkomitmen hidup sesuai firman. Saya tidak tahu di mana saya akan bekerja sesudah ini. Keesokan harinya setelah kami sekeluarga menabur Rp. 417.000,-/orang, saya dipanggil oleh pimpinan. Dia berkata: “Ok, saya respect dengan pikiran kamu untuk melakukan pembukuan tunggal. Mungkin Tuhan-mu berbicara juga seperti itu. Saya tidak damai dan tidak bisa tidur setiap kali orang pajak datang. Kamu tetap disini jangan resign. Kamu bantu saya untuk masa transisi ini.”

Dengan menghormati firman Tuhan, maka yang mustahil menjadi tidak mustahil. Tuhan memulihkan ekonomi kami dan Tuhan membuat pimpinan perusahaan di mana Lie Fong baru bekerja 6 bulan saat itu, untuk mau mengubah sistem pembukuannya menjadi pembukuan tunggal. Sesuatu yang mustahil terjadi karena kami menghormati Tuhan dan firman-Nya.

Angga & Lie Fong
MK : 03-07-4602

Kembali ke daftar Praise Reports